Badai Pasti Berlalu di Gunung Merbabu 3142 mdpl

7:55:00 AM

Katanya kalau ke Merbabu 80% pasti hujan. Katanya lagi jalur pendakian gunung merbabu itu tidak bisa dianggap remeh. "Susah lho dek Merbabu, tak anter ke Lawu aja deh" Saya masih ingat ketika meminta salah satu teman saya yang sudah berpengalaman untuk menemani saya ke Gunung Merbabu, kalimat meremehkan yang dia ucapkan saat itu pun tidak membuat saya mengurungkan niat. Perjalanan yang sudah saya lewati selama ini berhasil mengajarkan saya bahwa ketakutan itu hanyalah sugesti pribadi, dan cara melawannya adalah dengan menjalaninya.
Saya terlahir sebagai anak perempuan di kota besar yang phobia dengan ketinggian, bahkan saya lebih memilih bersusah payah menyebrang jalan tanpa zebra cross dibanding lewat jembatan penyebrangan. Berdiri dari lantai 3 mezanin mall dan melihat ke bawah pun saya takut. Tapi sekarang siapa sangka saya malah ketagihan ketinggian. Berada beribu-ribu meter diatas permukaan laut, saya berhasil melawan rasa takut dari berbagai perjalanan yang selalu menyapa saya dengan kalimat halus "i can do it because i want and believe"
Tanpa sadar, tumpuan kaki ini mampu berpijak hingga puncak gunung Merbabu 3142 mdpl. Berjalan naik selama 12 jam total perjalanan pulang pergi. Bukanlah rasa lelah pada fisik yang di rasakan, tapi kata "lelah" yang di timbulkan oleh otak yang selalu berontak meminta untuk menuruti egoisme diri sendiri dengan hentak.
Dengan mental awal yang cupu, inilah pendakian pertama saya di atas 3000 mdpl, antara excited dan rasa takut campur aduk. Empat rute pendakian Merbabu yang di tawarkan, akhirnya saya memilih pendakian via jalur selo, dari berbagai sumber yang saya baca, jalur selo adalah jalur pendakian merbabu yang di rekomendasikan untuk pemula, sampai hingga saya turun kembali dari puncak, kalimat itu pun berubah menjadi "jalur selo tuh emang jalur buat turun bukan buat naik". Yang ternyata jalur via selo tidak disarankan untuk pendakian karena jalurnya yang lebih panjang dan curam. Untung semua ini sudah lewat dan berhasil saya selesaikan dengan baik Hahaha.
Basecamp menuju Pos I - 60 menit
Di sambut dengan jalur yang sudah mulai menanjak, ternyata sumber yang saya baca pada suatu blog tidak benar, di blog itu tertulis dari basecamp menuju Pos I, jalur yang dilalui berupa jalur landai. Tidak landai, berekspektasi meremehkan, justru jalur permulaan lah yang paling menyita tenaga kami, ditambah badan ini belum mulai bisa beradaptasi. Ibarat motor yang baru di starter.
Pos I menuju Pos II - 45 menit
Di pos I kami sempat beristirahat lama, sekitar 10 menit, sambil menertawakan fisik kami yang sangat payah padahal perjalanan belum ada seperempat. Dari Pos I menuju Pos II tenyata dilalui dengan waktu lebih singkat. Sepertinya tubuh kami pun sudah mulai beradaptasi dengan baik.
Pos II menuju Pos III (Watu Tulis) - 50 menit
Trek pendakian terus menanjak tanpa di temukan adanya jalur landai, jarak antar anggota tim mulai merenggang jauh, masing masing berusaha mengatur langkah kaki dengan pola nafas.
Pos III (Watu Tulis) menuju Sabana I - 75 menit
Trek paling berat yang di jumpai selama pendakian Gunung Merbabu. Apalagi pada saat itu hujan mulai turun dengan deras, kami yang tadinya kekeh tidak mau menggunakan jas hujan, jadi terpaksa memakai jas hujan, tekstur tanah merah pun berubah jadi licin sehingga kami harus bertumpu pada dahan-dahan pohon untuk mengangkatkan kaki. Di trek ini pun banyak terdapat persimpangan, dimana kami menjadi korban nya, ya kami salah jalur sehingga harus berusaha lebih keras, karena ternyata trek yang kami lewati adalah jalur shortcut. Ya pantesan aja cepet ! padahal kalo jalan normal seharusnya Pos III - Sabana I membutuhkan waktu 1 jam 45 menit - 2 jam. Karena hujan yang kian deras, kami memutuskan istirahat cukup lama di Pos III, 15 menit. Di pos Watu Tulis ini sudah mulai banyak yang mendirikan tenda, karena lahan sudah mulai terbuka.
Pos Sabana I menuju Sabana II - 30 menit
Perjalanan yang sungguh memanjakan mata, rasa lelah pun tak terasa, trek sudah mulai landai dengan pemandangan kiri kanan terbuka sabana yang hijau luas. Telalu bahagia, sampai kita bolak-balik naik turun untuk mengabadikan momen dalam sebuah bingkai foto. Sepi, tidak ada pendaki yang lewat, kebanyakan para pendaki memutuskan untuk beristirahat di pos watu tulis karena kabut sangat tebal. Tiga puluh menit yang terlewati sangat tidak terasa, walaupun sang Merapi hanya terlihat sesekali dikarenakan selimut nya yang begitu tebal. Akhirnya sampai di Pos Sabana II, basecamp terakhir mendirikan tenda dengan total perjalanan dari Baecamp-Sabana II 5 jam, sudah termasuk istirahat. Masih terhitung normal, ternyata saya gak cupu-cupu amat haha.

Pos Sabana II yang di kelilingi padang rumput hijau nan luas saat itu sangat dingin, setengah pandangan tertutup oleh kabut putih yang tak kunjung turun. Hasil dari di buru-buru Kahfi, karena kalau keburu gelap nanti ribet pasang tendanya, akhirnya kita semua berusaha keras untuk sampai sebelum gelap, pukul 16.00.
Di tengah malam yang dingin di selimuti kabut, tenda menjadi satu-satu nya tempat untuk berlindung, ditambah hujan sepanjang malam dengan angin yang berbunyi seperti gemuruh. Besok kita lihat kalau masih badai kaya gini, mendingan summit nya tunggu agak reda dulu deh, gak usah ngoyo ngejar sunrise, kata Kahfi dan Anggey, 2 senior yang sudah lebih banyak pengalaman mendaki gunung.
Malam berlalu dengan sangat cepat atau mungkin tidur kami yang terlalu pulas. Hingga alarm jam lah yang menyadarkan pagi kami. Jam 04.00 pagi rencana awal untuk mulai summit attack. Melihat ke luar dengan cuaca yang sangat tidak memungkinkan untuk memulai pendakian ke puncak, kami pun memundurkan waktu. Belum ada terdengar langkah kaki berjalan dari dalam tenda, sepertinya para pendaki lain juga berfikiran hal yang sama dengan kami.
Tidak ada satu pun yang berani keluar tenda, udara dingin yang menusuk tulang seperti melarang saya untuk menyodorkan diri menyapa embun pagi. Hingga saya terpaksa keluar karena harus menemani Sinta yang sudah menahan buang air kecil dari sebelum tidur. Berusaha befikir positif akhirnya saya meyakinkan teman-teman yang masih pada di tenda dengan bilang "eh kalo udah di luar ga dingin deh".Terus menggerakan badan adalah cara saya satu satunya untuk menghilangkan udara dingin yang mulai menembus ke tulang. Karena sudah terlanjur di luar akhirnya teman-teman lain terpaksa keluar juga dan bersama memulai summit attack.


Pukul 05.00 kami mulai pendakian, katanya dibutuhkan waktu normal 1,5 - 2 jam untuk mencapai puncak kentheng songo. Dua jam yang berubah menjadi 3 jam karena kabut yang sangat tebal dan angin yang sangat kencang seperti tidak mendukung kami untuk berdiri di Puncak Gunung Merabu. Sempat saya bertanya "kenapa di pendakian gunung pertama saya, saya harus di beri cobaan seperti ini?" Saya pikir saya hanya berlebihan, tapi ternyata Anggey pun yang sudah berdiri belasan kali di puncak gunung berkata "gue gak pernah summit badai kaya gini". Angin berhembus kencang seperti merapuhkan kuda-kuda kami untuk terus berjalan. Kami memutuskan untuk berhenti di balik selokan cekung yang di belakangnya tertutup pohon untuk bersembunyi dari angin, kami diam selama 30 menit, sambil menanti kapan angin akan berhenti dan Merapi memunculkan kekokohannya.
Angin pun tidak kunjung melunak, akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak bertiga, karena Sinta memutuskan untuk balik dengan Kahfi yang menemani. Pukul 08.00, Saya, Anggey, Asoka sampai di puncak Syarif, yang kemudian berjalan sekitar 2 menit lagi menuju ke puncak Kentheng Songo, puncak tertinggi di Gunung Merbabu. Kami duduk di puncak tertinggi Merbabu itu dengan penuh harap bahwa kabut akan turun selama dua jam. Perut sudah mulai lapar, tapi kami tidak membawa perbekalan, namun rumor budaya gunung yang terkenal ramah berhasil saya buktikan.


Kami semua pendaki yang sudah melewati jalur yang sama, rasa lelah yang sama, kerja keras yang sama, seperti sudah berkerabat. Belum pernah kenal atau bertemu, kami akrab bersenda gurau, berbagi makanan dan minum, bercerita dan mengikat tali persaudaraan baru. Dengan tujuan yang sama kami disini, dari sang penikmat alam kepada Puncak gunung yang tidak pernah beranjak pergi. Karena badai pasti berlalu.


How To Get There
- Kereta Tawang Jaya Pasar Senen - Semarang Poncol (6 jam) = 65.000
- Taxi ST.Semarang Poncol - Sukun (20 menit) = 60.000
- Bus Semarang - Boyolali (2 jam)= 20.000 (di Boyolali minta turun di persimpangan menuju pasar sungkingan, kemudian di lanjutkan jalan kaki menuju pasar sungkingan sekitar 1 km)
- Di pasar sungkingan bisa carter angkot sampai ke Basecamp Selo (1 jam) = 125.000
- Tiket Masuk Taman Nasional Gunung Merbabu 10.000

What Is The Best Time 
Waktu terbaik untuk menikmati Gunung Merbabu adalah bulan Mei kesanam sehingga kabut tidak terlalu tebal.

Tips & Trick
- Usahaka memulai pendakian pagi jam 09.00-11.00 agar bisa sampai di pos terakhir sebelum gelap.
- Jalur selo memiliki beberapa persimpangan, namun treknya terlihat jelas, dan ada banyak pendaki sehingga bisa saling bertanya.

Cheers,
kadekarini

You Might Also Like

7 comments

  1. Anapoker Situs Poker chips uang asli, Kini Hadir dengan cara deposit cara baru dengan Via PULSA lho

    Khusus Pengguna Tsel & XL, Dengan Modal hanya 25rb doank lho. Main di Anapoker Situs Games kartu di Android Terpercaya di INDONESIA

    Daftar, Deposit, Withdraw hanya dari Contact Anapoker di
    Whatsapp : 0852 2255 5128
    Line ID : agenS1288
    Telegram : agenS128

    Kunjungi Situs Games Online Uang Asli Terpercaya Lainnya :
    link alternatif sbobet

    sbobet alternatif

    login sbobet

    link sbobet

    sabung ayam online

    adu ayam

    casino online

    poker deposit pulsa

    deposit pulsa poker

    deposit pulsa

    deposit pulsa

    deposit pulsa
    BAWA PULANG JUTAAN HINGGA PULUHAN JUTA RUPIAH SEKARANG!

    ReplyDelete
  2. nice story, bisa jadi referensi nih mb kadek.
    next smoga bsa nanjak bareng, sy juga newbie yang lagi pnasaran2 nya sama wisata gunung hahaa

    ReplyDelete
  3. Hai semuanya, Nama saya Angga Annisa dan saya berbicara sebagai orang yang paling bahagia di seluruh dunia hari ini sebelum sekarang saya secara finansial dipukul tanpa harapan akan bantuan apa pun, tetapi ceritanya akan segera berubah ketika saya bertemu dengan Ibu. Saya sangat senang untuk mengatakan keluarga saya kembali untuk selamanya karena saya membutuhkan pinjaman sebesar Rp.700juta untuk memulai hidup saya di sekitar karena profesi saya karena saya seorang ibu tunggal dengan 3 anak dan seluruh dunia tampak seperti itu tergantung pada saya sampai Tuhan mengirim saya kepada sebuah perusahaan yang mengubah hidup saya dan keluarga saya, perusahaan yang takut akan Tuhan, ISKANDAR LENDERS, mereka adalah Juruselamat Tuhan yang dikirim untuk menyelamatkan keluarga saya dan pada awalnya saya pikir itu tidak akan mungkin sampai saya mendapat pinjaman sebesar Rp.700 juta dan saya akan menyarankan siapa pun yang benar-benar membutuhkan pinjaman untuk menghubungi Bunda Iskandar melalui email. [iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com] karena ini adalah pemberi pinjaman yang paling memahami dan baik

    Contact Details:

    e_mail Address:iskandalestari.kreditpersatuan@gmail.com>>>>
    WhatsApp:::+6282274045059
    Company::Iskandar Lenders"""""
    Loan Amount:::Rp.700juta
    Name:::::Angga Annisa
    Country::::Indonesia
    Occupation:Trader
    Year:April,2020

    Jumlah minimum>>>>>>Rp.100 juta
    Jumlah maksimum>>>>>Rp.100 miliar

    ReplyDelete
  4. saudara-saudara
    Saya di sini untuk bersaksi tentang kebaikan Allah dalam hidup saya dan bagaimana saya diselamatkan dari tekanan finansial karena bisnis saya sedang menurun dan keluarga saya dalam keadaan asulit sehingga kami bahkan tidak dapat membayar uang sekolah untuk anak-anak, karena kepahitan mengambil alih hatiku
    Suami saya juga menggagalkan karena kami menjalankan bisnis keluarga di (Surabaya, Jawa Timur) dimana kami jadi bingung suami saya mencoba untuk mendapatkana pinjaman dari bank dia menolak pinjaman jadi dia online mencari pinjaman karenaa dia ditipu oleh sone imposters online yang menjanjikan kepadanya pinjaman dan mengatakan harus membayar biaya untuk mendapatkan pinjaman sehingga husbank saya meminjam uang dari teman-temannya untuk membayar biaya maka mereka meminta biaya lagi dengan beberapa alasan dia harus pergi dan meminjam dari saudaranya di (Bekasi) untuk memastikan dia mendapatkan pinjaman setidaknya untuk membi/aayai kebutuhan keluarga dan setelah dia membuat biaya, dia diminta untuk membayar lagi dengan alasan tertentu, hal ini membuat keluarga kelaparan meningkat sehingga kami harus mengumpulkan makanan dari tetangga dekat kami. dan selama berbulan-bulan kami menderita dan bisnis ditutup untuk sementara waktu
    Jadi satu sore yang setia sekitar pukul 14:00 tetangga dekat ini menelepon saya dan mengatakan bahwa dia akan mendapatkan pinjaman dari perusahaan pinjaman secara online sehingga jika dia mendapatkan pinjaman, dia akan mengenalkan saya ke perusahaan tersebut sehingga kami pergi ke ATM bersama-sama dan Memeriksa pinjaman itu tidak ada sehingga kami menunggu sekitar 30 menit kemudian kami mendapat peringatan di teleponnya dari banknya bahwa dia telah menerima money di akunnya sehingga kami memeriksa saldo rekeningnya dan lihatlah 300 juta kepadanya sebagai pinjaman
    Segera saya berteriak di depan umum sambil menangis dan pada saat itu yang bisa saya pikirkan adalah jika saya dengan jumlah seperti itu, masalah saya berakhir, jadi kami pulang ke rumah saya tidak memberi tahu suami saya, dari 1 juta dia memberi saya saya membeli beberapa bahan makanan di rumah dan berlangganan dan tetangga saya dan saya meminta pinjaman kepada perusahaan karena dia memberi saya pedoman sehingga kami mengikuti prosesnya karena prosesnya sama sehingga setelah semua prosesnya, rekan-rekan saya diberi pinjaman oleh saya

     .(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..«´ ONE BILLION RISING FUND¨`»(onebillionrisingfund@gmail.com)  
    ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..BBM: D8E814FC

    Anda juga bisa mendaftar sekarang dan menyelesaikan masalah keuangan Anda
    Saya berbagi cerita ini karena saya tahu bahwa begitu banyak orang di luar sana memerlukan bantuan keuangan dan perusahaan akan membantu Anda
    Gmail saya adalah

    Ratu Efendi Lisa
    efendiqueenlisa@gmail.com   

    ReplyDelete
  5. KISAH KEHIDUPAN SEJATI

    Ada begitu banyak kegembiraan dalam keluarga saya sejak saya mendapat pinjaman dari ONE BILLION RISING FUND dan hidup saya menjadi lebih baik.Saya telah menjadi ibu yang diberkati untuk keluarga saya dan untuk suami saya yang tercinta, anak-anak saya mendapatkan pendidikan terbaik dan bisnis saya berkembang pesat seperti yang direncanakan dan suami saya memiliki pabrik air sendiri dengan karyawan

                      INFORMASI KONTAK PERUSAHAAN
    Jumlah Pinjaman ::: IDR900.000.000.00 
    Perusahaan Alamat Email ::: onebillionrisingfund@gmail.com
    Nama Perusahaan :: ONE BILLION RISING FUND
    Perusahaan WHATSAPP: +1 267 526 5352
    Nama Saya ::::: Kartika Rio
    Email Saya :::: riokartika37@gmail.com
    Negara :::: Indonesia

    Semuanya berawal ketika suami saya kehilangan pekerjaan selama fase pertama pandemi Virus Corona sehingga kami semua bergantung pada bisnis saya untuk bertahan hidup tetapi dalam waktu singkat bisnis itu gulung tikar karena saya dan anak-anak saya makan dari bisnis dan sebagian besar kebaikan saya didapat. manja selama penguncian jadi saya lari tersesat yang menyebabkan banyak kelaparan untuk saya dan keluarga saya

    Kami kelaparan dan kami harus pindah kembali ke desa agar kami bisa bertani dan mencari nafkah untuk anak-anak tetapi bertani tidak sesulit yang kami inginkan karena kami memiliki sedikit pengetahuan tentang pertanian dan tidak ada uang untuk membeli bahan kimia untuk pengendalian hama sehingga tanaman kami mati dan kami menjadi letih selama bertahun-tahun sampai saya membaca tentang ONE BILLION RISING FUND  

    Jadi saya mengajukan pinjaman dan suami saya menolak pinjaman online karena dia memiliki pengalaman tentang pinjaman online tetapi bagi saya ini adalah pertama kalinya saya mendapatkan pinjaman online jadi saya menghubungi ONE BILLION RISING FUND   dan menjalani proses mereka termasuk cridentias saya sehingga mereka mengatakan kepada saya menunggu persetujuan pinjaman bahwa jika pengajuan pinjaman saya telah diperbarui dan disetujui mereka akan kembali kepada saya yang mereka lakukan dan mereka memberi saya formulir untuk mengisi detail perbankan saya yang saya lakukan dan untuk kemuliaan ALLAH saya diberi pinjaman
    Saya sangat senang dan saya tidak bisa cukup berterima kasih kepada ONE BILLION RISING FUND  

    DOA SAYA DIJAWAB

    ReplyDelete
  6. Halo semuanya, saya Rika Nadia, saat ini tinggal orang Indonesia dan saya warga negara, saya tinggal di JL. Baru II Gg. Jaman Keb. Lama Utara RT.004 RW.002 No. 26. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberikan saran nyata kepada semua warga negara Indonesia yang mencari pinjaman online untuk berhati-hati karena internet penuh dengan penipuan, kadang-kadang saya benar-benar membutuhkan pinjaman , karena keuangan saya buruk. statusnya tidak begitu baik dan saya sangat ingin mendapatkan pinjaman, jadi saya jatuh ke tangan pemberi pinjaman palsu, dari Nigeria dan Singapura dan Ghana. Saya hampir mati, sampai seorang teman saya bernama EWITA YUDA (ewitayuda1@gmail.com) memberi tahu saya tentang pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Ny. ESTHER PATRICK Manajer cabang dari Access loan Firm, Dia adalah pemberi pinjaman global; yang saya hubungi dan dia meminjamkan saya pinjaman Rp600.000.000 dalam waktu kurang dari 12 jam dengan tingkat bunga 2% dan itu mengubah kehidupan seluruh keluarga saya.

    Saya menerima pinjaman saya di rekening bank saya setelah Nyonya. LADY ESTHER telah mentransfer pinjaman kepada saya, ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah Rp600.000.000 yang saya terapkan telah dikreditkan ke rekening bank saya. dan saya punya buktinya dengan saya, karena saya masih terkejut, emailnya adalah (ESTHERPATRICK83@GMAIL.COM)

    Jadi untuk pekerjaan yang baik, LADY ESTHER telah melakukannya dalam hidup saya dan keluarga saya, saya memutuskan untuk memberi tahu dan membagikan kesaksian saya tentang LADY ESTHER, sehingga orang-orang dari negara saya dan kota saya dapat memperoleh pinjaman dengan mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) silakan hubungi LADY ESTHER Dia tidak tahu bahwa saya melakukan ini tetapi saya sangat senang sekarang dan saya memutuskan untuk memberi tahu orang lain tentang dia, Dia menawarkan semua jenis pinjaman baik untuk perorangan maupun perusahaan dan juga saya ingin Tuhan memberkati dia lebih banyak,

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: (rikanadia6@gmail.com). Sekarang, saya adalah pemilik bangga seorang wanita bisnis yang baik dan besar di kota saya, Semoga Tuhan Yang Mahakuasa terus memberkati LADY ESTHER atas pekerjaannya yang baik dalam hidup dan keluarga saya.
    Tolong lakukan dengan baik untuk meminta saya untuk rincian lebih lanjut tentang Ibu dan saya akan menginstruksikan, dan ada bukti pinjaman, hubungi LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) Terima kasih semua

    ReplyDelete
  7. Indah banget pemandangannya. Sering2 lihat pemandangan seperti itu bisa awet muda mungkin ya..hihihi

    ReplyDelete