Kado untuk Ibu, sebuah Tiket Singapore Airlines JAKARTA-TOKYO PP Rp3.800.000 untuk Melihat Sakura

4:16:00 AM

Ibuku adalah seorang workaholic, she works not because she has to, but because she passionate on it. Beliau mengajar di sebuah sekolah dasar dari senin sampai sabtu dan di hari minggu menjadi tenaga sukarela untuk mengajar anak PAUD di komunitas agamaku. She really likes teaching and kids, that’s why she has been spending half of her life teaching kids. She doesn’t has what that called “oh weekend is coming !” she doesn’t feel any different between weekdays and weekend because she just keeps working.
Sakura di Yeouido Park, South Korea on April 2015
Aku tau ibu bukan tidak mau liburan, tapi beliau memilih untuk tidak. Setiap aku baru pulang dari destinasi tertentu, beliau lah orang pertama yang meneror WhatsApp ku meminta mengirim foto dan bertanya ada cerita seru apa di sana. Tatapannya selalu penuh antusiasme, dari tatapannya pula aku mampu membaca, she actually wants to be a part of it, but she can’t and she doesn’t know how.

Pernah aku mengajaknya untuk menyusul ku ke Singapura saat aku sedang bekerja, dan beliau menjawab dengan

“Enggak ah takut, gak bisa ngomong bahasa Inggris”.

Atau ketika aku mengajaknya liburan ke Negara tetangga, ia membalas dengan “nanti kalau hilang gimana dek, kan gak bisa bahasanya”.

Me and my mom taken in 2013
Ironis sekali jika di bandingkan dengan aku, anak perempuannya yang keliling dunia solo tanpa kenal siapapun dan hanya berbekal bahasa Inggris. Berjalan di atas tumpukkan es, menggigil dibawah suhu 0 derajat, mengabaikan rasa dingin dan berlari untuk sebuah boneka salju, mendaki puncak gunung es, merasakan romantisme mekarnya bunga sakura,  menyaksikan kecantikan kota batu kuno dari balon udara, menaiki kereta tercepat di dunia.
Solo Travel di YadingNature Reserve, China, click the photo to see more stories
Aku sadar kalau traveling itu adalah suatu hal yang sangat addictive, sehabis menyelesaikan satu perjalanan, bukan merasa puas karena perjalanan telah terpenuhi, melainkan perasaan lebih penasaran untuk mengeksplor lebih lagi yang muncul. Setiap aku bertemu orang baru, pasti selalu ada tersempil pertanyaan “what is your dream destination?” dan aku selalu menjawab dengan jawaban “banyak banget”. I want to see aurora borealis in Iceland, i want to experience the trans Siberian train crossing from Russia to Mongolia, I want to wear hijab and go to mosque in Iran, I wanna have a road trip in New Zealand and all of never ending wishes. Sampai pada suatu hari saya tersadarkan oleh pertanyaan pada diri sendiri “begitu banyak mimpi yang belum tercapai,
 
Is that your real dream or only your ego?

Then I realize that my big biggest dream is actually not only having all of my bucket list fulfilled. But also, to see someone I love the most feel the same excitement like I do when visiting her dream destination. She’s my mom”

 
Sakura di Yeouido Park, South Korea on April 2015
Tepat Februari ini ibuku berulang tahun ke 52 tahun. Sudah sejak lama aku berpikiran untuk mengajak ibuku berlibur dan melihat sesuatu yang tidak biasa dan tidak pernah terpikirkan untuk melihatnya. Dan Jepang menjadi tujuan pilihanku, sempat aku berpikir untuk pergi saat winter, karena ibuku belum pernah melihat salju, aku ingin ia merasakannya, di sisi lain ibuku penggemar bunga, perkebunan atau hal berbau tanaman lainnya. Jadi aku memutuskan untuk pergi saat bunga sakura bermekaran di Jepang musim Spring ini.
BCA Singapore Travel Fair 2017
Jadwal ku pergi adalah antara bulan April-Mei, sudah dari 3 bulan yang lalu aku menengok harga tiket di internet yang berkisar mulai di harga Rp5.000.000 untuk penerbangan budget airlines, dan harga Rp10.000.000 untuk premium airlines. Alasanku kekeh, dengan pertimbangan kenyamanan untuk Ibu, aku lebih memilih untuk membeli tiket penerbangan premium. Kemudian, aku mendapat email dari BCA karena aku pengguna kartu kredit BCA, bahwa akan ada BCA Singapore  Travel Fair 2017 pada tanggal 24-26 Februari 2017 di Gandaria City. Yang bikin menarik adalah promo di khususkan untuk pengguna Kartu Kredit BCA dan ada cashback untuk pengguna BCA card sebesar Rp1.500.000 untuk pembelian > Rp5.000.000 dan cashback Rp800.000 untuk pembelian < Rp5.000.000 (berlaku satu kartu untuk 2 tiket)
Mekanisme potongan harga di BCA Singapore Travel Fair 2017
Kesibukkan di BCA Singapore Travel Fair 2017
Pada hari Jumat, 24 Februari lalu, aku datang ke Gandaria City dan melihat lokasi sudah dipenuhi orang mengantri. Terdapat 10 booth travel agent seperti Dwidaya tour, Panorama, Avia tour, Golden Rama dan sebagainya. Aku akhirnya memilih mengatri di Dwidaya Tour karena saat itu antriannya lah yang paling rapih dan terorganisir dengan baik.
Konsultasi tanggal dulu sebelum issued tiket :D
“Jujur ini adalah pengalaman pertama ku menghadiri sebuah Travel Fair”
 

Sebelumnya aku berpikir kalau beli di travel fair paling bedanya sedikit sama kalau beli di website online, dan ternyata aku salah.

Harga promo yang diberikan sebelum cahsback untuk Jakarta – Tokyo (Haneda Airport) adalah Rp5.300.000 PP terbang menggunakan Singapore Airlines.
Mas Chandra dari Dwidaya Tour yang melayani ku saat di BCA Singapore Travel fair 2017
Gimana mata ku gak langsung terbelalak, bayanganku untuk menerbangkan ibu menggunakan pesawat premium terbuka lebar. Tentunya harga ini jauh sekali dari harga Rp10.000.000 plus plus untuk penerbangan Jakarta – Tokyo (Haneda Airport) yang aku temukan di internet.

Kemudian aku penasaran dan bertanya kepada ibu sebelahku. Beliau membeli tiket Jakarta – Hongkong PP Rp2.800.000 terbang menggunakan Singapore Airlines. Sejujurnya, ini di luar ekspektasi ku, belum pernah aku melihat harga tiket Singapore Airlines yang notabene nya adalah Maskapai terbaik dan terkenal salah satu termahal dengan harga yang dapat dijangkau.
Hasil booking yang berlaku 24 jam untuk di bayarkan
Sontak aku langsung bilang ke Mas Chandra, dari Dwidaya team yang menanganiku saat itu. Karena takut kehabisan, aku langsung book tiket untuk 26 April – 4 Mei, tanpa bertanya dulu apakah jadwal cuti ibuku mendukung atau tidak. Lima jam kemudian baru ibuku mengabari kalau cutinya di approve. Aku langsung meluncur ke kasir untuk issued tiket.
Booth Singapore Airlines dan BCA ada di samping Atrium main event.
Booth Singapore Airlines dan BCA ada di samping Atrium main event
Gelang Cashback bisa didapatkan di antrian sebelum BCA SQ Travel Fair Gandaria City dibuka dan diberikan untuk 350 orang pertama setiap harinya. Gelang ini adalah tanda bahwa harga tiket bisa dipotong cashback saat melakukan transaksi pembayaran.

Tiketku yang harganya Rp5.300.000 PP dipotong cashback dari BCA sebesar Rp1.500.000 menjadi Rp3.800.000 Jkt-Tokyo (Haneda) PP dengan Singapore Airlines.
 
Kertas booking dan gelang cashback untuk pembayaram di Kasir.
Aku pesan untuk dua tiket, aku dan ibuku dengan total akhir yang harus di bayarkan Rp7.600.000 rupiah. Lebih girang lagi ketika aku tau

“Ada cicilan 0% 6 bulan bagi pengguna BCA Card lagi”
 
Cicilan 0% berlaku untuk BCA Card, biasanya kalau apply kartu kredit, di kasi kartu pendamping berupa BCA card.
Fiuuhhhh……kayanya lega banget rasanya ketika tau ada cicilan 0%, setidaknya bebanku berkurang, karena bisa mengalokasikannya untuk memesan hotel dan transport terlebih dahulu. Jadi sekiranya aku cukup membayar Rp1.300.000/bulan selama 6 bulan. Gelang cashback yang sudah di pakai kemudian digunting. Proses dari aku bertanya harga promo sampai pembayaran sangat mudah, dan tentunya harganya yang jauh dari ekspektasi ku. Ketika ditanya akan datang travel fair lagi ga ? well definitely yess !!
Akhirnya issued tiket, 2 tiket Jakarta- Tokyo (Haneda Airport) PP seharga 7.600.000 dengan #PromoBCA
And here they are, two tickets to Japan for my mom’s birthday present. Aku memutuskan untuk menghadiahkan sebuah quality time bukan sebuah barang.

“Because I believe, A mother’s true happiness is having the quality time with her forever little daughter, it’s even more priceless than price tag”

Kemarin ada yang sempat bertanya untuk itinerary ku di Jepang bersama Ibu nanti. Tentunya trip ini akan sangat berbeda dari biasanya, because yess I’m going to bring my mom who physically not as fit as me. Sebelum aku berangkat ke Jepang aku akan post itinerary yang akan aku laksanakan dan semoga bisa membantu.

cheers,
Kadek arini

You Might Also Like

0 comments