Being Healthy is a State of mind When Traveling

2:49:00 AM


I love overland trip, planning a road trip for me is very exciting. Kalau lagi traveling di suatu daerah atau negara memang aku cenderung  lebih memilih perjalanan darat di banding terbang menggunakan pesawat. There is always something interesting on the journey, entah itu blending in with the locals in public transportation, atau drama –drama trip selama overland yang beberapa gak sesuai dengan ekspektasi. Tapi hal- hal tersebut yang sebenrnya aku cari dari traveling, sebuah bumbu yang tidak pernah terencanakan tapi menjadi elemen yang paling tak terlupakan.

Pengalaman Road trip paling lama dan paling berate dalah ketika aku overland di China. Dimulai dari Xian sampai berakhir di Kunming yang menghabiskan total waktu sekitar 36 jam perjalanan darat sambung menyambung keretadan bus. Capekkk but it was still fun and I can enjoy the moment. Tidak bisa di pungkiri kalau kondisi tubuh adalah hal penting yang dapat mempengaruhi mood. Kalau sakit, secara gak langsung tubuh kita akan gak mood melakukan apapun even to only appreciate little things around us.

Well kalau kebanyakan orang berfikir traveling is fun, yes it is. Tapi traveling for a long time means not only about having fun, but also it challenge us to have a good time management. Mungkin kalau weekend getaway 4-5 hari, semua akan terasa lebih fun, tapi ketika sudah berbicara traveling dalam jangka waktu yang panjang, it’s actually harder that you’ve expected.

Banyak banget kemungkinan yang bisa terjadi buat membatalakan planning trip panjang, tapi paling utama yang gakbisa di hindari memang kondisi kesehatan tubuh. The fact is nobody plan to be sick, tentunya kita maunya fit terus selama perjalanan, tapi we will never know what will happen. Karena sakit itu bisa dari mana aja datengnya, dari makanan yang kita makan, bakteri, cuaca atau malah karena tubuh kita yang sedang tidak fit.

Well being healthy is actually a state of mind, karena bisa banget sebenarnya kita mencegah sakit dengan cara mengatur elemen penting saat traveling sedemikian rupa seperti contohnya :membuat itinerary dengan baik, istirahat yang cukup ketika kembali ke penginapan, makan yang teratur dan  juga konsumsi vitamin harian.

Ketika traveling jangka waktu panjang, secara tidak sadar kita akan menghabiskan energy lebih banyak dari aktivitas harian biasa yang kita lakukan. Hal ini harus di seimbangkan juga dengan asupan gizi yang cukup. Konsumsi vitamin adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh agar tetap vit selain minum air putih yang banyak.

Beberapa minggu yang lalu, aku road trip ke daerah JawaTimur – Bali. Cuaca ekstrim yang sangat panas di Bali tiba-tiba berubah menjadi sangat dingin di Gunung Bromo bisa saja menjadi pemicu sakit. Tapi untungnya aku sudah mencegah dengan mengonsumsi Xonce Drink, minuman kesehatan yang tinggi Vitamin C, D dan tinggi kalsium. Idealnya, konsumsinya 2 botol dalam sehari, saat setelah sarapan dan setelah makan siang, jadi tubuh lebih fit, fresh dan bikin tulang lebih kuat untuk menghadapi kegiatan saat traveling.
Aku salah satu orang yang percaya kalau kesehatan itu mahal harganya, dan sakit adalah hal yang sangat merugikan. Karena pada saat sakit, aku cenderung menyesali diri sendiri kenapa bisa sampai sakit, padahal banyak banget cara untuk mencegah sakit. Sakit itu merugikan karena, kita jadi gak mood mengerjakan sesuatu, dan tubuh kita juga tidak akan mendukung untuk bahkan hanya bangun dari tempat tidur. Akibatnya semua hal yang harusnya berjalan seperti biasa jadi tertunda. So it’s better to stay healthy whenever it is, because being healthy is actually a state of mind.  

Tinggal dimulai dari diri kita sendiri dengan pertanyaan“mau sehat atau sakit ?”


cheers,
kadekarini

You Might Also Like

0 comments