5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Berpakaian Saat Winter

6:51:00 PM


Tahun 2017, salju pertama turun di Hokaido, Jepang. Bagian Jepang paling utara ini memang sudah terkenal dengan snow powder nya yang halus ke seluruh dunia. Hokkaido juga memiliki beberapa ski resort yang sering dijadikan tempat pertandingan snow boarding atau ski. Salju pertama ku pun di Hokkaido, tepatnya di Niseko. Empat tahun yang lalu, sengaja memilih Niseko untuk pengalaman salju pertamaku sekaligus pengalaman pertama  bermain ski, karena popularitas Niseko sebagai one of the best ski resort in Japan.

Karena tinggal di negara tropis yang suhu paling dingin nya mungkin hanya 15 derajat celcius, aku cukup shock saat sampai di Hokkaido dengan suhu -12 derajat celcius. Yes it was even below 0 celcius ! Pengalaman pertama traveling saat winter cukup menjadikan sebuah pembelajaran untukku traveling selanjutnya saat winter dari sisi beradaptasi dengan cuaca dan berpakaian.
Pengalaman ke dua ku traveling saat winter adalah ketika aku di perbatasan antara China dan Tibet. Kali ini lebih menantang karena aku harus hiking di suhu 0 derajat celcius. Dibutuhkan waktu 4 jam berjalan kaki untuk bisa sampai ke Milk Lake di Yading National Park. Danau ini masuk 10 danau tertinggi di dunia dengan ketinggian 4.600 mdpl. Ketika aku hiking di Yading National Park memang tidak bersalju, tapi angin nya sangat kencang, dan menurutku angin kencang cenderung lebih dingin dirasa oleh tubuh.

Sebelum pergi berangkat liburan saat winter, coba baca dulu bebrapa problem yang ditemui saat winter dari sisi berpakaian dan solusi nya dengan koleksi terbaru
Snow Blazers Freeze Means Go dari The north Face

1.   Suhu Dingin di Bawah 0 Derajat Celcius
Solusi : Thermoball Warming Technology

Koleksi terbaru Snow Blazers Freeze Means Go memang di desain to keep you warm in everywhere. Salah satunya adalah Women’s Garner Triclimate Jacket ini yang di desain dengan thermal inner jacket supaya bisa beradaptasi dengan mudah berbagai cuaca gunung yang beragam. Kalau kalian sedang mencari jaket untuk winter, cari yang memiliki material thermal di dalamnya, karena ini sangat membantu menghangatkan tubuh.

2.   Udara Berangin Kencang Akan Terasa Lebih Dingin
Solusi : Wind Resistance

Bukan hanya suhu saja yang membuat udara akan terasa dingin, tapi juga angin. Kalau derajat suhu tidak terlalu dingin, tapi ketika angin datang, suhu akan terasa 3 kali lipat lebih dingin. Yep it also comes with wind breaker untuk membantu menolak angin.

3.   Pakaian Basah Karena Salju
Solusi : Dryvent waterproof Technology and Durable Water Repellent Fabric Usage


Yes salju itu basah ! memang tidak langsung basah kuyup seperti kalau hujan. Namanya juga es, jadi baru terasa basah ketika setelah beberapa lama. Koleksi Snow Blazers Freeze Means Go di desain dengan Dryvent waterproof Technology and Durable Water Repellent Fabric Usage.


Dryvent Waterproof Technology berfungsi untuk mencegah kelembapan. Karena biasanya, ketika pakaian basah karena salju, meskipun tidak terlihat basah, lapisan dalam pakaian akan tetap terasa lembap. Sedangkan teknologi laminasi nya membantu menguras uap air dari lapisan dalam ke lapisan luar.

4.   Udara Dingin Membuat Kulit Kering
Solusi : Breathable Fabric Usage


Suhu udara yang dingin memang paling jahat terhadap kulit. Secara tidak sadar, suhu dingin akan membuat kulit menjadi kering. Berpakaian secara tidak tepat tentunya akan membuat kulit lebih kering lagi.

Sehingga, meskipun di desain dengan teknologi tinggi, hiking gear sudah seharusnya di desain juga untuk kulit juga bisa bernafas. Penggunaan teknologi DWR fabric bukan hanya mencegah material bahan untuk menyerap kelembapan dan anti air, tapi juga membuat kulit tetap bisa bernafas.

5.   Hiking Gear is Old-Fashioned
Solusi : The North Face Now Comes in Pattern and Color


Say no to old-fashioned hiking gear. Sejujurnya, setiap saya ingin membeli hiking gear seperti jaket atau celana gunung, pasti kebanyakan warna di toko warna-warna pria yang cenderung warna gelap, seperti coklat, atau hitam. Padahal, sudah banyak sekali pendaki-pendaki wanita jaman sekarang yang tentunya juga ingin berpenampilan stylist meskipun sedang berada di gunung. 

Koleksi Snow Blazers Freeze Means Go sngaja di desain stylist dengan beberapa pilihan warna dan motif. Salah satu yang di highlight adalah desain sepatu boot nya yang untuk wanita. Sepatu ini sangat enteng dan di desain dengan adjustable roll-down. Jadi bisa di gulung apabila mau di pendekkan, tapi ketika ingin terlihat seperti boot bisa di naikkan lagi. 

Tentunya lapisan dalamnya terisi dengan material penghangat ThermoBall  dan juga dilengkapi dengan sole yang mampu mencengkram dari IcePick jadi tidak perlu khawatir terpleset saat harus berjalan di salju.
Semua produk diatas bisa di beli di store The North Face yang ada di Mall Senayan City. Nah udaha da rencana liburan winter dalam waktu dekat ?

Cheers,
Kadek Arini


 

You Might Also Like

0 comments