3 Days in Madrid with Trinity, Dion Wiyoko and Fiona

3:20:00 AM


Yes I’m flying to Madrid and it’s gonna be my first time in Spain. Waktu terima email ajakan dari Dwidaya Tour dan Tourismo Madrid yang bekerja sama dengan Turkish Airlines untuk explore Madrid bulan November 2017, aku kegirangan karena, alasan pertama adalah it’s now Autumn season in Europe when the leaves turn into yellow and red. 
Kedua, pergi nya bareng sama Trinty, travel blogger favoritku dari dulu aku belum mulai menulis perjalanan di blog, dan juga Dion Wiyoko dan Fiona, I always adore Dion’s photos and his beautiful humble wife. Traveling bareng orang-orang baru dan dapat teman baru.

TRANSPORT AND HOTEL
Penerbangan dari Jakarta menuju ke Madrid, Spanyol menggunakan Turkish Airlines. Semua penerbangan tujuan Eropa menggunakan
Turkish Airlines akan transit di Istanbul. Perjalanan selama 16 jam gak terasa kalau duduk di business class hihi. Kursinya kalau malam bisa dijadikan tempat tidur. Anyway, Turkish Airlines ini salah satu airlines favoritku untuk penerbangan ke Eropa karena harga tiketny affordable dan rute nya banyak ke berbagai kota di Eropa



Bangun pagi di Madrid udah seger lagi, dan langsung drop bagasi di Eurostar Suites Mirasierra Hotel, tempat kita menginap selama 3 malam ke depan. Aku sekamar dengan teteh Trinity, hotel bintang 5 dengan konsep suite. Jadi satu ruangaan ada living room, small dining table dan small kitchen selain bedroom dan bathroom. Sebelum pergi ke destinasi pertama, kita dibagiin sim card Eropa oleh Dwidaya Tour biar bisa tetep update sosial media ;D

DAY 1 – Instgrammable Plaza de Toros de La Ventas
Itinerary hari pertama adalah city walk tour, sebelum city tour dimulai kita makan siang dulu di Restoran Topolino, Restoran yang tepat untuk memulai hari di Spanyol, karena disini buffet all you can eat berbagai macam jenis makanan Spanyol. 

Selesai makan, kami dijemput oleh local guide yang meskipun sudah cukup berumur tapi tetap fashionable. Menyusuri kota Madrid dengan berjalan kaki dan mengunjungi Puerta Del Sol, Plaza Mayor, Plaza de Espana, Cervantes Monument yang masih berada dalam satu area.

Karena hari itu adalah hari libur, jadi kota Madrid terlihat lebih berwarna dan ramai. Salah satu highlight dari itinerary hari pertama adalah kunjungan ke Plaza de Toros de Las Ventas, stadion untuk menonton pertunjukan banteng atau bullfighting. Sayangnya bulan November ini tidak ada pertandingan. Bullfighting akan berlangsung mulai dari April sampai September.

 
DAY 2 – Kamar Mandi Ronaldo di Santiago Bernabeu
Hari ke dua kita berkunjung ke Royal Palace of Madrid, entah kenapa setiap ada kunjungan ke Palace di Eropa saya selalu excited, I think I was a princess on another life hahahaha. Waktu kita masuk ke area istana, sedang ada latihan pengawal istana yang sepertinya sedang persiapan dalam rangka menyambut Perdana Mentri Israel yang akan datang ke Madrid. 

Seperti Palace pada umumnya, pengunjung tidak diperbolehkan untuk berfoto di dalam, batasnya adalah sampai lobby saja. Meskipun sudah beberapa kali mengunjungi Palace di Eropa, tetap saja saya masih terkesima melongo dengan detail arsitektur nya.



Kemudian kita berkunjung ke taman kota yang tambah terlihat cantik karena sedang musim Autumn, oh yess my favorite season of the year ! Salah satu aktivitas paling favorit kalau di Eropa adalah jalan-jalan mengelilingi taman-taman kota nya, biasanya di taman kota ini banyak yang pikinik, atau sekedar ngobrol di bawah pohon dan bermain dengan anjing masing-masing. Berjalan ke belakang, kita menuju ke Palacio de Cristal, sebuah taman di dalam bangunan kaca. Di depannya juga ada danau yang banyak angsa–angsa cantik ala Eropa. Bikin betah banget.


Menjelang sore kita ke Stadion Santiago Bernabeu, yas yas yas !! ini adalah markas nya Christiano Ronaldo saat ini. Berharap nya lagi ada yang latihan, tapi katanya Real Madrid sedang bertanding di London. Ini pertama kalinya aku datang ke stadion bola kelas internasional. Bukan fans bola sih tapi cukup tau sedikit tentang dunia sepak bola.

Tur di Santiago Bernabeu ini gak ada paket turnya, jadi kita boleh bebas eksplor sendiri, dari kursi paling atas sampai ke kursi cadangan pemain, batasnya adalah rumput lapangan. Ternyata kursi cadangan pemain itu empuk banget dan enak di badan lho hahahaha. Di dalamnya juga ada semacam museum tentang klub bola Real Madrid, mulai dari foto-foto pemainnya dan penghargaan yang sudah diterima. Bagian paling menghebohkan adalah ketika masuk ke ruang loker dan kamar mandi pemain. Bayangkan Cristiano Ronaldo, Kaka, David Beckham, dll pernah mandi disitu ??? hahahaha

DAY 3 – Ditolak Foto Bareng Jose Mourinho

Hari ke tiga dimulai menghebohkan, karena GUE KETEMU JOSE MOURINHO !! ya emang sih bukan bagian dari itinerary karena ketemuanya gak sengaja di hotel waktu lagi sarapan. Jadi ceritanya, ketika semua orang sudah selesai sarapan, tinggal aku sendiri yang keluar dari breakfast room, trus begitu aku keluar, beliau baru mau masuk. Karena muka nya familiar, jadi aku hanya melirik heran, trus aku ke lobby kasi tau teteh Trinity dan Dion :
Kadek : Eh ada Jose Mourinho
Dion : hah serius lo ? bukan kali
Kadek : ih iya beneran, coba deh pastiin yuk bener gak


akhirnya aku, teh Trinity, dan Dion balik lagi ke breakfast room untuk memastikan apakah benar itu Jose Mourinho. Ketika bertatapan muka, kita semua diem melongo, langsung aja aku keceplosan :
Kadek : Are you Jose Mourinho ?
Jose Mourinho : *ngangguk doang
Kadek : may I take photo with you ? (langsung aja gue tanya, abis ga ada yang ngomong daripada melongo ngeliatin aja hahahha)
Jose Mourinho : dengan muka juteknya dia cuma menggerakan jari telunjuk nya ke kanan-kiri


Gue, Teteh Trinity dan Dion langsung kaburrr aja, takuutttt, mukanya jutek banget hahahhaa.


Kunjungan hari terakhir lumayan jauh, satu setengah jam berkendara dari kota Madrid. Tempatnya adalah San Lorenzo de El Escorial yang masuk ke UNESCO Heritage Sites karena dulunya merupakan tempat tinggal Raja Spanyol dan sekarang masih berfungsi untuk tempat tinggal para biarawan dan sebuah gereja yang sangat megah. Di sini juga dijadikan tempat penyimpanan peti mati turun menurun anggota kerajaan yang disimpan di sebuah ruangan bawah tanah. Kemudian kita makan siang di La Cueva Meson Taberna, restoran tertua di kota itu yang sudah berumur 50 tahun.
Perjalanan dilanjutkan ke surga belanja para shopaholic. Las Rozas Village ini adalah luxury Factory Outlet Store dan merupakan yang terbesar di Eropa. Emang gede banget sih udah kaya mall sendiri :D Discountnya pun besar sampai 60% dan memang diramaikan oleh brand-brand ternama seperti : Gucci, Furla, Armani, Michael Kors, Versace. Kalau suka Sport juga ada Vans, Timberland, Columbia, dan Camper. Harga yang dipajang sudah harga outlet, dan jauh lebih murah dari di toko biasa, nah kita juga masih akan dapat tax refund 10% habis belanja.

Tadinya kita mau sampai sunset di sana, tapi ternyata hujan deras, akhirnya kembali ke kota Madrid. Kami didrop di pasar tradisional kota Madrid yang masih satu area dengan tempat dimana kita akan dinner. Dinner nya menarik karena kita akan di suguhi tarian flamenco sambil dinner di Las Carboneras. Tarian flamenco adalah tarian khas Spanyol yang menarinya menggunakan kaki, jadi hampir mirip seperti tap dance. Sungguh sebuah pertunjukan yang hebat untuk malam terakhir di Madrid. Kalau ada kesempatan ke Madrid, wajib nonotn tarian Flamenco.
Nah kalau ke Madrid bareng Dwidaya Tour, sudah pasti itinerary nya sama seperti di atas tapi tentunya different experiences. Mungkin aja nanti ketemunya bukan Jose Mourinho, tapi Christiano Ronaldo haha. Can’t wait to go back to Spain.

Cheers,
Kadek Arini




 

You Might Also Like

0 comments